Rektor Universitas Dumai Hadiri 3rd Employer Meeting Universitas Andalas, Perkuat Sinergi Menuju Daya Saing Global

Pekanbaru – Rektor Universitas Dumai, Dr. Ir. Muhardi, S.Kom., M.Kom., IPM, menghadiri kegiatan 3rd Employer Meeting Universitas Andalas yang mengusung tema “Bersatu Membangun Bangsa Menuju Daya Saing Global”, bertempat di Hotel Pangeran Pekanbaru, Jumat (24/7/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Universitas Andalas bekerja sama dengan Ikatan Alumni Universitas Andalas (IKA UNAND) ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta alumni dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, produktif, dan mampu bersaing di tingkat global.

Employer Meeting tersebut dihadiri oleh para pimpinan perguruan tinggi, kepala daerah, pelaku industri, rumah sakit, kepala sekolah, alumni, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Rangkaian kegiatan diawali dengan Executive Dinner, dilanjutkan dengan sambutan Rektor Universitas Andalas, Executive Plenary Round Table yang membahas kebutuhan talenta, industri, kesehatan, pendidikan, dan pembangunan daerah, kemudian Town Hall Meeting untuk menghimpun berbagai masukan dari peserta serta merumuskan tindak lanjut kerja sama yang dapat diwujudkan secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Universitas Andalas juga memaparkan berbagai capaian sebagai salah satu perguruan tinggi riset terkemuka di Indonesia. Saat ini Universitas Andalas memiliki lebih dari 36 ribu mahasiswa aktif, 154 program studi, lebih dari 200 ribu alumni, serta menjalin kemitraan dengan berbagai institusi kelas dunia melalui pengembangan kurikulum bersama, program magang internasional, dan kolaborasi penelitian. Berbagai pencapaian tersebut menunjukkan komitmen Universitas Andalas dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan meningkatkan daya saing pendidikan tinggi Indonesia di tingkat internasional.

Kehadiran Dr. Ir. Muhardi, S.Kom., M.Kom., IPM dalam kegiatan ini juga memiliki makna tersendiri. Selain sebagai Rektor Universitas Dumai, beliau merupakan alumni Program Pascasarjana Universitas Andalas. Partisipasinya dalam forum ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat jejaring akademik antara Universitas Dumai dan almamaternya. Sebagai alumni, Dr. Muhardi menyampaikan apresiasi atas komitmen Universitas Andalas yang secara konsisten membangun ekosistem pendidikan tinggi yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan daya saing global.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Muhardi menegaskan bahwa forum seperti Employer Meeting memiliki peran strategis dalam menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dengan dunia kerja.

“Kolaborasi yang erat antara perguruan tinggi, industri, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan merupakan kunci dalam mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat global. Universitas Dumai menyambut baik berbagai peluang kerja sama yang dapat meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia,” ujar Dr. Muhardi.

Bersama Paka Rektur Universitas Andalas
Rektor Universitas Dumai Bersama Rektor Universitas Andalas Bapak Dr. Efa Yonnedi, S.E., MPPM., Akt., CA., CRGP

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa sinergi antarpenguruan tinggi, khususnya antara sesama institusi pendidikan tinggi di Sumatera, perlu terus diperkuat melalui berbagai program kolaboratif, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Menurutnya, kemitraan yang erat akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas kurikulum, penelitian, inovasi, pengabdian kepada masyarakat, serta menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Keikutsertaan Universitas Dumai dalam 3rd Employer Meeting Universitas Andalas 2026 merupakan bagian dari komitmen universitas dalam memperluas jejaring kemitraan strategis dengan perguruan tinggi unggul, pemerintah, dunia usaha dan dunia industri, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Forum ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, mulai dari pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri, program magang mahasiswa, penelitian kolaboratif, pertukaran dosen dan mahasiswa, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pengembangan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bagikan:

Tags

Related Post