
Dumai, 11 Agustus 2025 — Universitas Dumai (Unidum) kembali menunjukkan perannya dalam mendukung peningkatan mutu tenaga kesehatan nasional.Laboratorium Komputer Universitas Dumai menjadi lokasi pelaksanaan Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan Berbasis Komputer pada Senin, 11 Agustus 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 34 mahasiswa/i Akademi Keperawatan Sri Bunga Tanjung Dumai dan diawasi langsung oleh perwakilan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Uji kompetensi berlangsung sejak pukul 08.30 WIB hingga selesai. Pengawas pusat uji kompetensi, Ibu Wardah, S.Kep., M.Kep, menjelaskan bahwa UKOM Tenaga Ksehatan adalah ujian nasional yang mengukur kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan calon tenaga kesehatan sebelum mereka resmi terjun ke dunia kerja. Tujuannya adalah memastikan lulusan Tenaga Kesehatan memiliki standar kompetensi yang dipersyaratkan untuk memberikan pelayanan keperawatan berkualitas.

“UKOM memastikan lulusan Tenaga Kesehatan memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk memberikan pelayanan yang berkualitas dan aman bagi masyarakat,” ujar Ibu Wardah.
Uji kompetensi bertujuan untuk memastikan bahwa lulusan pendidikan kesehatan memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang dibutuhkan secara professional dan pelaksanaan uji kompetensi dilakukan oleh perguruan tinggi bekerja sama dengan organisasi profesi dan pemerintah.
Perubahan Model
Uji kompetensi mengalami beberapa perubahan sejak pertama kali diterapkan, dan pada tahun 2021, model pelaksanaannya berubah menjadi exit exam, berdasarkan Permendikbud Nomor 2 Tahun 2020 yang mengatur tentang persentase kelulusan nilai akademik (60%) dan uji kompetensi (40%).
Perguruan tinggi bertanggung jawab dalam mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi uji kompetensi, termasuk dalam menyusun rancangan asesmen dan uji kompetensi memberikan pengakuan kompetensi bagi tenaga kesehatan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan.
Dengan pelaksanaan UKOM di Universitas Dumai, diharapkan lulusan menjadi tenaga kesehatan profesional yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Langkah ini juga memperkuat peran Unidum sebagai mitra strategis dalam mencetak SDM kesehatan unggul berstandar nasional. [ir/bromaskerma]



