
Dumai – Universitas Dumai menggelar Training SuperMap Indonesia yang berlangsung pada Rabu hingga Kamis, 20–21 Agustus 2025. Kegiatan ini diikuti oleh civitas akademika Universitas Dumai dan menghadirkan trainer dari SuperMap Indonesia, yaitu Bapak Ricko Prihantama dan Mbak Cecil, yang merupakan praktisi berpengalaman di bidang Geographic Information System (GIS).
Kegiatan ini merupakan pelatihan intensif penggunaan SuperMap iDesktopX, iServer, dan iPortal, dengan pembahasan mendalam mengenai konsep data spasial. Pelatihan ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu melakukan praktik langsung dalam georeference, spatial analysis, map layouting, hingga publikasi data sebagai layanan (service). Materi yang dibawakan mengacu pada SuperMap Training Syllabus resmi, sehingga peserta mendapatkan pembekalan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan riset akademik.
Peserta terdiri dari dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan Universitas Dumai yang memiliki minat serta kepedulian terhadap pemanfaatan GIS untuk analisis spasial. Kehadiran trainer profesional dari SuperMap Indonesia, yaitu Ricko Prihantama dan Cecil, semakin memperkaya proses pembelajaran, karena mereka membawa pengalaman praktis dalam implementasi GIS di berbagai sektor industri dan pemerintahan.
Training ini dilaksanakan pada 20–21 Agustus 2025 selama dua hari penuh, dengan rangkaian kegiatan yang meliputi sesi teori, praktik langsung, diskusi, hingga simulasi kasus penggunaan GIS.
Acara berlangsung di Universitas Dumai dengan, setiap peserta difasilitasi untuk dapat langsung mengaplikasikan materi pelatihan melalui perangkat komputer dan perangkat lunak SuperMap yang telah terinstal.

Universitas Dumai berkomitmen meningkatkan literasi teknologi digital civitas akademika. GIS menjadi salah satu keterampilan penting di era transformasi digital, terutama dalam mendukung perencanaan wilayah, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan smart city. Melalui kegiatan ini, Universitas Dumai berupaya membekali dosen dan mahasiswa dengan kemampuan analitis yang dapat diaplikasikan pada penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun kolaborasi dengan pemerintah dan sektor industri.
Selama pelatihan, peserta mempelajari berbagai modul penting, antara lain:
– Dasar-dasar SuperMap iDesktopX: fitur, interface, dan struktur proyek.
– Georeference: mengimpor dataset, sistem koordinat, dan pembuatan dataset baru.
– Analisis Spasial untuk Data Vektor: update atribut, SQL query, overlay analysis.
– Layouting Peta: thematic map, labeling, generalisasi, hingga map layout.
– Geo-Processing Automation (GPA): membuat model otomatisasi analisis spasial.
– iServer & iPortal: publikasi data sebagai layanan, membuat dashboard, dan peta 2D.
Dengan adanya training ini, civitas akademika Universitas Dumai diharapkan semakin siap dalam menghadapi tantangan era digital, khususnya dalam pengelolaan dan analisis data spasial. Universitas Dumai percaya bahwa penguasaan GIS akan membuka peluang besar dalam penelitian, pengembangan inovasi, serta peningkatan daya saing institusi di tingkat regional maupun nasional. [ir/bromaskerma]



