
Dumai, 26 September 2025 – Sebanyak 35 mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Dumai mengikuti pelatihan keselamatan berkendara atau Safety Riding Training yang digelar atas kolaborasi dengan PT Capella Dinamik Nusantara (Honda Capella), Kamis (25/9/2025). Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari mata kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) Semester III, khususnya mengenai prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Dengan mengusung tema “Berkendara dengan Aman, Sampai dengan Tujuan”, pelatihan ini dirancang untuk membekali generasi muda dengan keterampilan berkendara yang benar dan bertanggung jawab. Materi yang diberikan mencakup prosedur lengkap, mulai dari pemeriksaan dan persiapan kendaraan (pre-ride check), teknik berkendara yang aman baik sendiri maupun berboncengan, hingga strategi mengantisipasi dan mengurangi risiko di jalan raya.

Ketua Program Studi Manajemen FEB Universitas Dumai, Agung Gunawan, SE., MM., menyatakan bahwa kolaborasi dengan dunia industri ini sangat penting. “Kami tidak hanya berfokus pada teori di kelas, tetapi juga pada pembekalan life skill yang aplikatif. Materi K3 dalam konteks keselamatan berkendara adalah contoh nyata bagaimana ilmu manajemen dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas hidup dan keselamatan mahasiswa sehari-hari,” ujarnya saat membuka acara.
Tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara muda di Provinsi Riau menjadi latar belakang kuat diselenggarakannya kegiatan ini. Sebagai main dealer Honda untuk wilayah Riau, Honda Capella berkomitmen terus aktif menyosialisasikan keselamatan berkendara kepada berbagai lapisan masyarakat.

“Kami apresiasi antusiasme dan partisipasi aktif dari seluruh mahasiswa dan dosen Universitas Dumai. Edukasi seperti ini adalah investasi jangka panjang untuk menekan angka kecelakaan dan menciptakan budaya berkendara yang aman,” kata perwakilan instruktur dari Honda Capella.
Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga siang hari tersebut berjalan lancar dan interaktif. Para peserta tidak hanya menerima materi teori di dalam ruangan, tetapi juga melakukan sesi praktik langsung untuk mempelajari teknik keseimbangan, pengereman, dan kewaspadaan di jalan.
Kolaborasi antara akademisi dan pelaku industri ini diharapkan dapat menjadi model untuk kegiatan serupa di masa depan, guna membentuk generasi yang cerdas, terampil, dan bertanggung jawab di jalan raya. [ir/bromaskerma].



