Universitas Dumai Resmi Lepas Mahasiswa Peserta AI For Mobility 2026 ke Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM)

Dumai, 26 Juli 2026 – Universitas Dumai (UNIDUM) kembali menorehkan langkah nyata dalam mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi yang berdaya saing global melalui pelepasan mahasiswa peserta AI For Mobility 2026. Program mobilitas internasional ini akan berlangsung pada 26 Juli hingga 8 Agustus 2026 di Fakultas Artificial Intelligence and Cyber Security (FAIX), Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM), Malaysia.

Kegiatan pelepasan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat implementasi kerja sama internasional antara Universitas Dumai (UNIDUM), Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM), dan Universitas Hasanuddin (UNHAS). Program AI For Mobility 2026 dirancang untuk memberikan pengalaman akademik dan budaya internasional kepada mahasiswa melalui pembelajaran, kolaborasi riset, diskusi ilmiah, serta pengenalan perkembangan terbaru di bidang Artificial Intelligence (AI) dan Cyber Security.

Foto bersama di kampus UTeM

Program ini merupakan implementasi nyata dari Memorandum of Understanding (MoU) yang telah ditandatangani antara Universitas Dumai dan Universiti Teknikal Malaysia Melaka pada tahun 2024. Sejak penandatanganan kerja sama tersebut, kedua institusi terus memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk pengembangan program mobilitas mahasiswa dan dosen.

Sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut, Universitas Dumai dan UTeM telah berhasil menyelesaikan proses konversi mata kuliah untuk Program Studi S1 Sistem Informasi dan S1 Teknik Informatika. Kesepakatan ini membuka peluang bagi mahasiswa kedua perguruan tinggi untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa selama satu semester di kampus mitra dengan pengakuan kredit akademik (credit transfer). Melalui skema ini, mahasiswa UNIDUM maupun UTeM dapat memperoleh pengalaman belajar lintas negara tanpa harus kehilangan masa studi di perguruan tinggi asal.

Rektor Universitas Dumai, Dr. Ir. Muhardi, S.Kom., M.Kom., IPM, menyampaikan bahwa program mobilitas internasional ini merupakan bagian dari strategi Universitas Dumai dalam meningkatkan kualitas lulusan yang memiliki wawasan global, kompetensi internasional, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

“Program AI For Mobility 2026 bukan sekadar kunjungan akademik, tetapi merupakan implementasi nyata dari kerja sama internasional yang telah kami bangun bersama UTeM. Kami berharap mahasiswa Universitas Dumai dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi di bidang kecerdasan buatan, membangun jejaring internasional, serta menjadi duta Universitas Dumai yang mampu menunjukkan prestasi di tingkat global,” ujar Rektor.

Selain memperkuat kompetensi akademik, program ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi lintas budaya, kepemimpinan, kerja sama internasional, serta memperluas jejaring dengan mahasiswa dan akademisi dari berbagai negara. Pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja global.

Melalui AI For Mobility 2026, Universitas Dumai kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi perguruan tinggi dan mewujudkan pendidikan tinggi yang berkualitas melalui kolaborasi strategis dengan perguruan tinggi bereputasi di tingkat internasional.

Seluruh sivitas akademika Universitas Dumai turut memberikan doa dan dukungan kepada para mahasiswa peserta agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, membawa nama baik Universitas Dumai di kancah internasional, serta kembali dengan pengalaman, pengetahuan, dan jejaring global yang bermanfaat bagi pengembangan diri maupun kemajuan institusi.

Bagikan:

Tags

Related Post